MENGENAL TANAMAN BUAH TIN

Posted in Artikel Pertanian

Tin : “Buah Surga”

Tanaman Ara atau "TIN" atau Tanaman Buah Tin (Ficus carica) merupakan tanaman yang istimewa. Tanaman buah ini menjadi salah satu nama Surah dalam Al-Qur’an : Surah At-Tin.

Allah swt berfirman,

” Demi buah tin dan buah zaitun, demi gunung thursina,” (at-Tin: 1-2)

Abu Darda radhiallahu’anhu  meriwayatkan bahwa Nabi bersabda :

Sekiranya kukatakan ada buah-buahan yang turun dari surga maka itulah buah tin. Sebab, buah-buahan surga itu tanpa biji. Makanlah ia, karena ia dapat menghentikan wasir dan bermanfaat menyembuhkan encok“  (Dituturkan oleh Ibnu Qayyim dalam Zaadul Ma’aad ).

Larangan Pemotongan Sapi Betina Produktif

Posted in Artikel Pertanian

Larangan Pemotongan SapiBetina Produktif

 

 

 

Sapi Betina Produktif

 

Sapi betina produktif adalah sapi yang melahirkan kurang dari 5 (lima) kali atau berumur dibawah 8 (delapan) tahun, atau sapi betina yang berdasarkan hasil pemeriksaan reproduksi dokter hewan atau petugas teknis yang ditunjuk di bawah pengawasan dokter hewan dan dinyatakan memiliki organ reproduksi normal serta dapat berfungsi optimal sebagai sapi induk.

 

Dasar Hukum Larangan Pemotongan Sapi Betina Produktif

 

Sapi termasuk ternak ruminansia besar. Dalam Undang-Undang No. 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat (4) meyebutkan bahwa Setiap Orang dilarang menyembelih Ternak ruminansia kecil betina produktifatauTernakruminansia besar betina produktif.

 

Dijelaskan lebih lanjut bahwa jika larangan pemotongan ternak betina produktif tetap dilanggar maka ada sangsi hukumnya dan ini berlaku pula untuk pemotongan ternak ruminansia kecil. Ketentuan Pidana pada Undang-Undang No. 41 Tahun 2014 pasal 86 sebagai berikut :

 

Setiaporang yang menyembelih:

 

a.

Ternak ruminansia kecil betina produktif sebagaimana dimaksud dalam Pasal18 ayat(4)dipidana dengan pidana kurungan paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 6 (enam)bulan dan denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan paling banyak Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah); atau

 

b.

Ternak ruminansia besar betina produktif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).”

 

 

Larangan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) peraturan diatas dikecualikan dalam hal pemotongan sapi betina produktif itu digunakan untuk :


a. penelitian;
b. pemuliaan;
c. pengendalian dan penanggulangan Penyakit Hewan;
d. ketentuan agama;
e. ketentuan adat istiadat; dan/atau
f. pengakhiran penderitaan Hewan

Scabies

Posted in Artikel Pertanian

scabies

 

 

Penyakit scabies ini termasuk penyakit yang paling sering menyerang kucing kita. Penyakit scabies ini disebabkan oleh parasit tungau (sarcoptes scabiei.). Ciri ciri kucing yang terjangkit scabies mulanya sering menggaruk garuk dibagian kepala. Kemudian mulai dari kuping muncul bercak kerak kulit yang mati dan membotak. Jika dibiarkan akan semakin menyebar ke seluruh muka kucing. Terkadang kita salah kaprah antara scabies dengan ringworm. Cara yang paling gampang untuk membedakannya adalah , jika scabies terletak dipinggir kuping jika di kerok pelan, maka kulit mati yang tampak seperti ketombe terangkat hingga menimbulkan luka lecet.

 

Bagaimana cara mengatasinya  ???:

  • Segera pisahkan kucing yang terkena gejala scabies dengan kucing lain yang sehat karena penyakit ini menular

 

  • Mandikan kucing dengan shampo yang mengandung permethrin. Mandikan kucing dengan shampoo/sabun yang mengandung sulfur, kemudian dicelup (dip) dengan cairan permethrin 2-3 %. Bilas dan rendam tubuh kucing yang sakit selama 10–15 menit. Ulangi cara ini 2–3 kali dengan interval waktu satu minggu sampai sembuh. Mandi dan dip permethrin dilakukan setiap tujuh hari sampai sembuh. Setidaknya diperlukan 6-8 kali mandi hingga penyakit sembuh.

 

 

  • Sebelum diobati bagian luka dioles dahulu dengan alkohol 70 %. Alkohol dapat membunuh tungau penyebab penyakitnya.
  • Salep yang mengandung Permethrin 5%, Gamexane (gama Benzene Hexachloride) 1%, atau derma tech. Obat ini efektif dan aman digunakan dalam terapi manajemen scabies. Permethrin 5% cream bisa diaplikasikan sekali untuk 12 jam atau sulfur 5% – 6% dalam petrolatum diaplikasikan setiap malam selama 3 malam. Pasien akan terus mengalami gatal-gatal selama beberapa minggu setelah pengobatan. Bisa digunakan triamcolone 0,1% cream untuk mengobati dermatitisnya.

 

 

  • Cara alami yang sudah saya praktekan adalah dengan menggunakan minyak VCO. Minyak ini dioleskan pada bagian yang terkena scabies. Sangat manjur dan sangat sangat aman terutama bagi kucing yang hamil ,menyusui dan kitten. Selain vco juga bisa menggunakan PROPOLIS, cara penggunaannya sama dan sama2 aman

 

  • Kemudian cara yang paling ampuh adalah dengan memberikan suntikan anti scabiesis. Obat yang disuntikkan adalah obat golongan avermectin, seperti ivermectin, doramectin atau selamectin. Penyuntikan dilakukan dua kali dengan selang waktu dua minggu. Penyuntikkan ini harus juga dilakukan pada kucing lainnya apabila terdapat beberapa ekor kucing dalam rumah. Meskipun kucing yang lain tidak terkena penyakit. Apabila kucing yang lain tidak diberi suntikan, ada kemungkinan terjadi infeksi ulang dari kucing yang lain yang tidak diobati, yang menyebabkan penyembuhan menjadi tidak pernah tuntas. Untuk penyuntikan harus dilakukan oleh dokter hewan.

 Untuk pencegahan , jaga kebersihan kandang kucing kita dan rajin membersihkan kotoran nya. Jangan lupa untuk groming secara teratur agar kucing kita bersih dan harum  ...

                                                                                        

Penyakit Sapi Kembung

Posted in Artikel Pertanian

Penyakit Sapi Kembung

Seringkali saya mendengar keluhan peternak yang sapi-nya terkena penyakit kembung, sapi kembung 1dalam bahasa kedokteran biasa disebut bloat. Penyakit sapi kembung disebabkan oleh tersumbatnya saluran gas dalam tubuh sapi, akibatnya pencernaan tidak lancar dan bagian perut rumen membesar. Ini dapat dilihat dari bagian perut sapi sebelah kiri, apabila sapi kembung pasti akan terlihat membesar. Penyebab utama sapi terserang kembung adalah rumput - rumputan yang basah,kurang berserat. Oleh karenanya seleksi hijauan mutlak diperlukan. Dan harus berikan prosentase hijauan jenis leguiminose maksimal lima puluh persen. 

 

 

Kembung jika dibiarkan bisa menyebabkan kematian

Ciri dan Gejala Sapi Kembung / Bloat :

  1. Perut bagian kiri membesar karena gas tidak dapat keluar
  2. Pernafasan terganggu karena organ pernafasan ditekan oleh membesarnya rumen
  3. Gerakan kurang lincah dan sering terjatuh
  4. Dalam kondisi parah, hewan bisa lumpuh dan mati

Pencegahan dan Pengobatan Kembung Pada Sapi :

  • Jangan biasa memberikan pakan rumput yang masih basah, terutama di pagi hari
  • Kurangi prosentase pemberian leguminose hijauan
  • Jerami kering berikan di pagi hari sebelum memakan hijauan jenis lain
  • Usahakan ternak banyak bergerak sehingga mengurangi gas pada lambung
  • Cara pengobatan yang biasa diberikan adalah anti bloat yang mengandung dimethicone atau minyak nabati yang berasal dari kacang tanah. Minyak nabati bisa diminumkan pada sapi yang terkena bloat
  • Konsultasikan pada dokter hewan untuk penanganan penggunaan obat yang tepat

Artikel Selanjutnya...